PRABUMULIH - Kemudahan dalam mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit menjadi harapan bagi setiap orang khususnya para peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan semakin bertambahnya jumlah peserta Program JKN maka kebutuhan terhadap akses layanan kesehatan juga semakin meningkat.
Oleh karena itu, BPJS Kesehatan telah menyediakan layanan antrean online untuk memberikan kemudahan bagi setiap peserta JKN yang mengakses layanan kesehatan. Dengan memanfaatkan layanan antrean online tersebut, kini peserta JKN tidak perlu lagi datang secara langsung ke rumah sakit hanya untuk mendapatkan nomor antrean pendaftaran berobat. Kemudahan tersebut dirasakan oleh Sunaryo (58) saat sedang mendapatkan layanan rawat inap di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kota Prabumulih.
“Saya mengalami gangguan pernapasan dan baru sekali ini dirawat. Untuk layanan rawat inap menggunakan BPJS Kesehatan (Program JKN) ini juga yang pertama bagi saya. Kemarin saya berobat ke Puskesmas dan mendapatkan rujukan untuk ke rumah sakit dan ke dokter spesialis jantung. Setelah sempat dua kali bertemu dan konsul dengan dokter spesialis di poli, akhirnya saya mendapatkan layanan rawat inap,” ungkap Sunaryo, Kamis (15/01).
Tidak hanya itu, Sunaryo menjelaskan kemudahan yang ia rasakan saat melakukan pendaftaran pengobatan di rumah sakit. Ia mengaku sangat mudah dan cepat untuk proses pendaftaran antrean berobatnya.
“Saat mau mendaftar ke rumah sakit untuk ke poli spesialis jantung dengan rujukan dari Puskesmas, kami sudah bisa mendaftar secara online. Kemarin anak saya yang membantu untuk mendaftarkannya secara online lewat Aplikasi Mobile JKN. Saya merasakan semuanya jadi lebih mudah dan cepat untuk proses pendaftaran berobatnya,” jelas Sunaryo.
Selain itu, Sunaryo juga mengatakan perbedaan sebelum dan sesudah adanya antrean online yang disediakan oleh BPJS Kesehatan untuk membantu peserta JKN. Menurutnya, hal tersebut sangat membantu bagi peserta JKN dengan jarak tempat tinggal yang jauh dari fasilitas kesehatan di mana mereka akan berobat.
“Kalau sebelum ada pendaftaran berobat dengan cara online ini, dulu kami harus datang pagi-pagi kalau mau berobat ke rumah sakit. Karena jarak dari rumah kami ke rumah sakit sini lumayan jauh, butuh waktu kurang lebih satu jam, jadi kami harus siap dan berangkat lebih awal untuk mendaftar dan mendapatkan nomor antrean di poli. Tapi sekarang sudah tidak lagi seperti itu, sangat mudah dan membantu sekali terutama bagi kami yang jarak ke rumah sakit agak jauh dan butuh waktu,” tegas Sunaryo.

No comments:
Post a Comment