Prabumulih – Peserta Didik Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK) Lemdiklat Polri Angkatan 4 Tahun 2026 melaksanakan kegiatan audiensi dengan Wali Kota Prabumulih, Senin (14/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih dan menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah.
Kegiatan audiensi dilaksanakan sekira pukul 13.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan, didampingi Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, S.T., M.M. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat serta menjadi ruang untuk menyampaikan hasil kegiatan dan masukan terkait berbagai upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Prabumulih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwira pendamping Kombes Pol Pepen Supena Wijaya, S.I.K., Kombes Pol Darmawan Affandi, S.I.K., M.M., Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., Wakapolres Prabumulih Kompol Idham Haris Sugiono, S.E., M.M., Kasat Intelkam Polres Prabumulih IPTU Kiki Herry Kiswanto, S.Sos., serta Kapolsek Cambai IPTU Haryoni Amin, S.H.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Serdik KKP SPPK Angkatan 4 Tahun 2026, yakni Lalan Urif Wibowo, S.ST., M.M., Ekanto Yuni Eddy, S.ST., M.Mar., Juli Hartowo, S.T., M.Tr.A.P., Albert Daniel Hamonangan Tampubolon, S.H., M.H., R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom., M.H., Ahmad Pahmi, S.Kom., S.H., Zulfadli, S.ST., M.M., serta dr. Laura Cristiye, M.T.Kes.
Dalam penyampaiannya, Patun dan Serdik SPPK menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Prabumulih, khususnya Wali Kota Prabumulih, atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan untuk menerima rombongan dalam kegiatan audiensi tersebut.
Selain itu, Serdik SPPK menyampaikan bahwa sebelumnya telah melaksanakan kegiatan pengecekan terhadap sejumlah posko Karhutla yang berada di wilayah Kota Prabumulih. Dari hasil kegiatan tersebut, pihaknya menilai komunikasi dan kerja sama antarinstansi dalam penanganan Karhutla di lapangan telah terjalin dengan baik.
Meski demikian, Serdik SPPK berharap upaya penanganan Karhutla di Kota Prabumulih dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Penanganan Karhutla dinilai tidak hanya berfokus pada pemadaman ketika terjadi kebakaran, tetapi juga harus mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
Upaya pencegahan tersebut antara lain melalui peningkatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya serta dampak pembakaran hutan dan lahan. Edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga potensi terjadinya Karhutla dapat diminimalkan sejak dini.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Prabumulih H. Arlan menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran SPPK Lemdiklat Polri atas kunjungan dan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di wilayah Kota Prabumulih. Pemerintah Kota Prabumulih juga mengapresiasi perhatian serta masukan yang disampaikan terkait penanganan Karhutla.
Wali Kota Prabumulih menegaskan bahwa Pemerintah Kota Prabumulih terus berupaya melakukan penanganan terhadap Karhutla di wilayahnya. Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
H. Arlan juga menyampaikan apresiasi atas masukan dan saran yang diberikan oleh Patun maupun Serdik SPPK Polri. Masukan tersebut akan menjadi bahan bagi Pemerintah Kota Prabumulih dalam mendukung peningkatan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kota Prabumulih.
Melalui kegiatan audiensi tersebut, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara Polri dengan Pemerintah Kota Prabumulih dapat semakin kuat. Sinergitas lintas sektor menjadi salah satu langkah penting dalam mewujudkan penanganan Karhutla yang lebih cepat, terpadu dan mengedepankan upaya pencegahan.
Kegiatan audiensi Serdik SPPK Lemdiklat Polri Angkatan 4 Tahun 2026 bersama Wali Kota Prabumulih tersebut berakhir sekira pukul 14.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

No comments:
Post a Comment